Ibu

Segurat wajah selalu ada

Terbayang dalam memori

Meski bumi telah menanamnya

Hampir tak ada bakti

Untuknya

Mungkin ia kecewa

Aku tak bisa

Membahagiakannya

Saat aku duduk

Bersila

Menatap gondokan itu

Ada tetes air menderas

Bu…

Adakah kau bangga

Adakah kau bahagia

Mengapa

Aku tak bisa berbakti

Padamu

Mengapa

Aku tak pernah memelukmu

Sedikit menghapus lukamu

Mengapa

Rindu datang saat kau tak lagi ada

Bu…

Mengapa

Dulu aku menyia-nyiakan mu

Kini hanya doa

Hanya doaku yang rapuh

Yang dapat ku hadiahkan

Alangkah

Durhakanya

Anakmu ini

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.